Senin, 19 Mei 2014

PANCING

Pancing adalah alat penangkap ikan yang menggunakan mata pancing atau sejenisnya. Prinsip pancing adalah melekatkan umpan pada mata pancing, lalu pancing diberi tali, setelah umpan dimakan ikan maka mata pancing akan termakan juga dan dengan tali manusia menarik ikan itu kedarat. Sebagai alat penangkap ikan alat pancing terdiri dari maa pancing, tali pancing dan kemudian sebagai pelangkapnya adalah joran, pelampung, pemberat, tali cabang, dilengkapi dengan umpan atau tidak dengan umpan atau tidak dengan umpan.

Pengoperasian alat penangkapan ikan pancing dilakukan dengan cara menurunkan tali dan mata pancing dan atau sejenisnya, menggunakan atau tanpa joran yang dilengkapi dengan umpan alami, umpan buatan atau tanpa umpan. Pengoperasiannya dilakukan pada permukaan, kolom maupun dasar perairan, umumnya untuk menangkap ikan pelagis maupun ikan demersal tergantung jenis pancing. Huhate dioperasikan di permukaan perairan umumnya menangkap gerombolan ikan pelagis perenang cepat (tongkol dan cakalang). Tonda dan pancing layang-layang dioperasikan di permukaan perairan dengan cara ditarik secara horizontal dengan menggunakan kapal umumnya menangkap ikan pelagis. Squid jigging dioperasikan pada kolom perairan umumnya untuk menangkap cumi-cumi. Rawai hanyut (termasuk rawai tuna dan rawai cucut) dioperasikan di kolom perairan sampai dasar perairan umumnya menangkap ikan pelagis dan demersal. Pancing ulur, pancing berjoran dan rawai dasar dioperasikan di kolom perairan sampai dasar perairan umumnya menangkap ikan pelagis dan demersal.

Sumber : BBPPI Semarang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar