Pukat Tarik adalah alat penangkap ikan berbentuk katong terbuat dari jaring dengan 2 (dua) panel / seam, yang tanpa dilengkapi alat pembuka mulut jaring secara horisontal, yang pengoperasiannya dibelakang kapal yang tidak berjalan (kapal keadaan labuh jangkar/berhenti) atau tidak dihela (dragging). Penurunan jaring dilakukan dari salah satu sisi lambung bagian buritan perahu/kapal dengan gerakan kapal maju membentuk gerakan melingkar sesuai dengan panjang pukat dan kecepatan kapal tertentu.
Pukat tarik (seine nets) adalah kelompok alat penangkapan ikan berkantong (cod-end) tanpa alat pembuka mulut jaring, pengoperasian dengan cara melingkari gerombolan ikan dan menariknya ke kapal yang sedang berhenti/berlabuh jangkar atau kedarat/ pantai melalui kedua bagian sayap dan tali selambar.
CARA PENGOPERASIAN
Pengoperasian alat penangkap ikan pukat tarik dilakukan dengan cara melingkari gerombolan ikan pelagis atau ikan demersal dengan menggunakan kapal atau tanpa kapal. Pukat ditarik kearah kapal yang sedang berhenti atau berlabuh jangkar atau kedarat/pantai melalui tali selambar dikedua bagian sayapnya. Pengoperasiannya dilakukan pada permukaan, kolom maupun dasar perairan umumnya untuk menangkap ikan pelagis maupun ikan demersal tergantung jenis pukat tarik yang digunakan. Pukat tarik pantai dioperasikan didaerah pantai untuk menangkap ikan pelagis dan demersal yang hidup didaerah pantai. Dogol dan lampara dasar dioperasikan pada dasar perairan umumnya menangkap ikan demersal. Payang dioperasikan dikolom perairan umumnya menangkap ikan pelagis.
JENIS DAN LOKASI
GAMBAR DESAIN
Sumber : BBPPI Semarang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar