Bahan dan Alat
Bahan-bahan :
|
No.
|
Nama Bahan
|
Berat (gr)
|
|
1
|
Ikan kakap giling
|
500
|
|
2
|
Tepung tapioka
|
75
|
|
3
|
Tepung bumbu
|
25
|
|
4
|
Bawang putih (halus)
|
5 – 7,5
|
|
5
|
Merica halus
|
4 – 5
|
|
6
|
Garam
|
5 – 7,5
|
|
7
|
Telur
|
3 biji
|
|
8
|
100
|
Alat-alat : pisau, penggorengan, waring
blender, wadah plastic, Loyang, sendok kompor, plastik
Pengolahan ikan
Ikan dicuci dengan air bersih kemudian
disiangi dengan cara membuang sisik, isi perut dan insangnya. Ikan dicuci
bersih dengan air dingin Ambil bagian daging ikan dengan cara memfilet ikan.
Letakkan ikan pada posisi miring, dengan pisau tajam potonglah daging ikan dari
pangkal insang sampai ke tulang.
Kemudian daging ikan disayat sampai ke
ekor hingga daging terlepas dari tulang (agar tidak banyak daging yang
terbuang, pisau agak ditekan) . Balikkan ikan dan kemudian sayat dagingnya dari
pangkal ekor ke arah kepala. Sisa daging pada pangkal tulang belakang dapat
dikerok dengan pisau atau sendok. Pisahkan kulit dan bagian daging yang
berwarna hitam dari daging ikan.
Filet ikan yang diperoleh dicuci dari
kotoran dan darah yang melekat dengan mencucinya dengan air yang ditambahkan es
batu. Memotong filet ikan kecil-kecil untuk memudahkan pelumatan Mencuci
kembali potongan-potongan filet cuci kembali untuk membersihkan darah atau
kotoran yang masih menempel dan ditiriskan. Melumatkan filet dengan alat meat
separator (dapat diulang 2-3 kali sampai serat daging ikan dan
duri terpisah semua).
Pembuatan Nugget
Gilingan ikan yang telah halus dicampur
dengan bumbu-bumbu yang juga telah dihaluskan. Adonan yang telah tercampur rata
ditempatkan pada loyang setebal 1 cm, yang telah dialasi plastik, adonan
diratakan dan ditutup dengan plastik kemudian dikukus 30 – 45 menit, untuk
memungkinkan terjadinya gelatinisasi dan mematangkan adonan. Adonan yang telah
dikukus didinginkan kemudian dipotong-potong sesuai dengan ukuran yang
diinginkan.
Adonan yang telah dipotong-potong
dimasukkan pada putih telur kemudian digulirkan pada tepung panir, hal ini
untuk membentuk suatu permukaan adonan yang lebih baik. Nugget yang telah dihasilkan dapat disimpan
pada freezer apabila tidak segera digoreng supaya lebih awet dan teksturnya
menjadi lebih renyah. Penggorengan dilakukan untuk mematangkan adonan.
Pengemasan
Langkah selanjutnya adalah melakukan
pengemasan yang menarik sehingga menarik minat konsumen. Kemasan yang bagus
adalah dengan memakai plastik dan dengan hampa udara sehingga dapat bertahan
lama. Kemasan dirancang harus bisa mewakili produk kita. Penting untuk
menunjukkan nugget di dalam kemasan sehingga orang sudah tertarik produk kita
ketika baru melihatnya. Di dalam kemasan hendaknya kita mencantumkan
bahan-bahan bakunya dan juga masa kadaluwarsa.
Sumber :
resepbunda.files.wordpress.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar