Dalam
perawatan media perlu diperhatikan hal - hal berikut :
APLIKASI
YEAST DAN PROBIOTIK
Ragi
Tempe 1 sendok dan ragi tape 1 butir / m3 / minggu, pada saat ukuran sangkal
sampai panen dosis di tambah menjadi 2x lipat/ 2butir / m3 / minggu
Aplikasi
1 minggu sekali bersamaan dengan probiotik dan molase pada waktu pagi hari pada
kondisi puasa.
Dari
banyaknya kegagalan saat aplikasi molase pada sistem biofloc yang disebabkan
kurangnya aerasi dan perubahan pH, maka diperlukan inokulan bakteri yang tidak
membutuhkan oksigen sehingga kebutuhan oksigen untuk bakteri dapat ditekan.
Konsorsium bakteri yang semakin banyak akan membuat keragaman bakteri
menguntungkan dalam kolam semakin banyak sehingga populasi bakteri menguntungkan
semakin kuat dalam bersaing dengan bakteri yang merugikan (bakteri pembusuk dan
bakteri pathogen). Dari Kelompok jamur (yeast) bisa digunakan Ragi yang
mikrobianya sangat efektif digunakan untuk menyerap amonia dan tidak
membutuhkan oksigen dalam bekerjanya.
TEKNIK
PERGANTIAN AIR
Situasional, selama ikan merasa nyaman sehat air tidak perlu diganti.
·
Pergantian air Maksimal 30%, untuk
menghindari goncangan media yang dapat menyebabkan ikan stress dan mengalami
penyusutan berat badan.
·
Air yang diganti lapisan paling
bawah, kualitas air bawah rendah dengan kandungan amonia dan nitrit
tinggi.
·
Pergantian dengan cara sirkulasi,
untuk menghindari Perubahan yang ekstreem dan membuat ikan stress.
·
Penerapakan teknologi biofloc 2,
tidak berarti tanpa buang air sama sekali. Akan tetapi bila bisa memanfaatkan
secara baik terhadap biofloc yang terbentuk, maka pergantian air dapat
diminimalkan. Pemberlakuan puasa pada saat tertentu, sangat membantu dalam
pengelolaan kualitas air. Hal ini akan memberikan kesempatan bagi ikan untuk
memanfaatkan biofloc sebagai makanan tambahan yang sudah tersedia secara alami
dalam kolam. Sehingga kepekatan biofloc dapat terjaga, tidak terlalu pekat
sehingga mengurangi kebutuhan air untuk sirkulasi. Ikan, memiliki kemapuan yang
berbeda terhadap kepekatan floc di dalam air. Ikan lele merupakan ikan yang
cukup tahan dengan kondisi kepekatan floc yang tinggi. Karena ikan ini masih
bisa bertahan dengan baik dengan kondisi volume floc yang mencapai 15% (150 cc
dalam 1 liter air media). Namun, disarankan agar pemberlakuan puasa /
pengurangan pemberian pakan sudah dilakukan sejak ketebalan floc kurang dari 5
% (50 cc per liter air).
·
Pengaruh kepekatan biofloc dalam air
kolam akan memberikan pengaruh pada konsumsi oksigen. Disamping itu juga akan
memberikan pengaruh pada pernafasan ikan. Oleh karena itu, pergantian air tetap
diperlukan untuk mengurangi kepekatan biofloc dalam air kolam. Untuk membuang
endapan dalam kolam sangat dibutuhkan pergantian air.
AIR
SEHAT
Ø Warna cerah, tidak terlalu pekat,
tidak berminyak
Ø Perilaku ikan : aktif bergerak,
nafsu makan tinggi, pada saat siang hari ikan berada didasar kolam
Ø Air tidak berbau → bau asam
amino
AIR
TIDAK SEHAT
Ø Warna kusam, pekat, permukaan
berminyak
Ø Akibat dominasi Blue Green
Algae
Ø Perilaku ikan : gerakan lamban,
menggantung dipermukaan atau pinggir kolam, nafsu makan kurang
Ø Bau menyengat → amoniak atau anyir
APLIKASI
KAPUR DOLOMIT
Pengapuran
berfungsi untuk mempertahankan/ menaikkan pH air dan alkalinitas (buffer pH).
Disamping itu dapat berfungsi mengikat karbondioksida dalam air, mengurangi/
menghilangkan bau asam dan bau kentut serta menyediakan mineral Ca dan
Mg.
Pengapuran dapat dilakukan seminggu sekali. Waktu aplikasi terbaik adalah malam hari. Jenis kapur yang bisa diaplikasikan antara lain : kapur pertanian, dolomit di berikan seudah aplikasi probiotik,molase&ragi dosis 150-200 gram.
PEMILIHAN
BENIH UGGUL
o Benih
dari induk yang unggul
o Benih
sehat, gerak aktif dan lincah
o Ukuran
sama
o Dari
satu induk yang sama (kecepatan tumbuh sama)
o Warna
seragam
o Organ
lengkap
o Bentuk
proporsional
o Benih
dari pembenih/ hatchery yang terpercaya
|
|
|
|
TEKNIK
PEMANENAN
Persiapan
sebelum panen
Satu
hari mejelang panen sebaiknya ikan dipuasakan, ini bertujuan untuk mengurangi
stress pada ikan lele, sehingga resiko kematian akan lebih aman/ sedikit.
Perawatan
kolam pasca panen
Setelah
panen sebaiknya kolam segera dibersihkna sebersih mugkin, sehingga tidak
menimbulkan bau yang tidak enak karena telah dipakai untuk budidaya (amis,
dlsb).
Sumber :
Modul Pembesaran Ikan Lele Dengan Sistem Biofloc P2MKP Mina Pantura
Tidak ada komentar:
Posting Komentar