Belum
lama ini kegiatan Pesta Tani dan Prestasi Kencana di gelar di Propinsi
Kalimantan Barat, Kegiatan yang diselenggarakan berupa kegiatan Lomba Cipta
Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA, Lomba Kreasi Makanan Khas Daerah,
Pameran Pembangunan, Gelar Teknologi Penyuluh Pertanian dan Perikanan, Pestani
(Pesta Petani Indonesia) dan Pameran Pembangunan. Kegiatan ini merupakan
kegiatan tahunan, kali ini yang menjadi tuan rumah adalah Kota Pontianak.
Tim penyuluh perikanan kabupaten Sambas berpartisipasi dalam kegiatan lomba gelar teknologi perikanan. Kegiatan gelar teknologi perikanan ini diikuti oleh 14 kabupaten/kota yang ada di propinsi Kalimantan Barat. Tim penyuluh perikanan kabupaten sambas mengambil judul Pakan Alternatif sebagai Solusi Harga Pakan Ikan Tinggi. Hal ini di dasari oleh harga pakan ikan yang tinggi, karena pembudidaya ikan di kabupaten sambas menggunakan pakan pabrikan. Dengan harga pakan yang tinggi berakibat kepada biaya produksi yang dikeluarkan menjadi lebih besar sehingga keuntungan yang diperoleh menjadi berkurang. Maka dari itu tim penyuluh perikanan kabupaten sambas membuat pakan alternatife atau pakan buatan yang menggunakan bahan-bahan yang ada di sekitar lokasi pembudidaya seperti bekicot, ampas tahu, dedak dan bungkil kelapa yang di formulasikan sehingga kandungan proteinnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing jenis ikan. Kedepan para pembudidaya diharapkan bisa membuat pakan ikan sendiri, sehingga bisa menekan biaya produksi terutama untuk kebutuhan pakan. Dalam lomba gelar teknologi perikanan ini yang menjadi juara I adalah tim penyuluh perikanan dari kota Pontianak.
Tim penyuluh perikanan kabupaten Sambas berpartisipasi dalam kegiatan lomba gelar teknologi perikanan. Kegiatan gelar teknologi perikanan ini diikuti oleh 14 kabupaten/kota yang ada di propinsi Kalimantan Barat. Tim penyuluh perikanan kabupaten sambas mengambil judul Pakan Alternatif sebagai Solusi Harga Pakan Ikan Tinggi. Hal ini di dasari oleh harga pakan ikan yang tinggi, karena pembudidaya ikan di kabupaten sambas menggunakan pakan pabrikan. Dengan harga pakan yang tinggi berakibat kepada biaya produksi yang dikeluarkan menjadi lebih besar sehingga keuntungan yang diperoleh menjadi berkurang. Maka dari itu tim penyuluh perikanan kabupaten sambas membuat pakan alternatife atau pakan buatan yang menggunakan bahan-bahan yang ada di sekitar lokasi pembudidaya seperti bekicot, ampas tahu, dedak dan bungkil kelapa yang di formulasikan sehingga kandungan proteinnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing jenis ikan. Kedepan para pembudidaya diharapkan bisa membuat pakan ikan sendiri, sehingga bisa menekan biaya produksi terutama untuk kebutuhan pakan. Dalam lomba gelar teknologi perikanan ini yang menjadi juara I adalah tim penyuluh perikanan dari kota Pontianak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar